oleh

Tambang Liar Potensi Merusak Alam, Pemerintah Luwu Timur Diduga Tutup Mata

LuwuRayaNews.id – Luwu Timur | Derap kaki pembangunan yang melangkah begitu cepat, tak bisa dipisahkan dari maraknya tambang galian C.

Material hasil galian C, menjadi bagian tak terpisahkan dari proyek bangunan fisik.

Namun, di sisi lain, galian punya efek merusak alam dan lingkungan, bila tak disikapi secara tepat.

Karena itu, galian C perlu harus diatur sedemikian rupa, dengan memperketat perizinan operasionalnya.

Seperti yang terjadi di kabupaten Luwu Timur, marak tambang galian C mulai dari Batu, Pasir, sertu, cadas dan tanah urugan namun tidak semua memiliki izin resmi.

Salah satu di antaranya yakni tambang galian C yang ada di Desa Atue kecamatan Malili terus beroprasi diduga ilegal.

Tim investigasi Lembaga Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Luwu Timur Nirwan mengatakan secara tegas, jika pemerintah kabupaten Luwu Timur masih terus membiarkan tambang ilegal beroprasi kami akan laporan ke penegak hukum agar segera dihetikan,” Tegas

“Nirwan menyebutkan, Selain merugikan bagi Tambang yang memiliki izin resmi, juga berpontensi merusak alam dan lingkungan kedepan jika terus ada pembiaran yang dilakukan oleh pemerintah,” Kata Nirwan Minggu (21/6/2020) (H).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed