oleh

Siswa SMK di Luwu Timur Demo karena Kepseknya Dikabarkan Berbuat Cabul

LuwuRayaNews.id, Lutim | Ratusan pelajar SMK di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggelar aksi unjuk rasa di sekolahnya. Mereka memprotes dugaan pelecehan seksual yang dilakukan kepala sekolah terhadap seorang siswinya.

Pantauan iNews, ratusan siswa dari SMKN 1 Malili ini nekat meninggalkan jam belajar mengajar untuk membela temannya yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oknum kepala sekolah, AK.

Mereka yang tampak emosi, lalu menggeruduk ke depan kantor kepala sekolah. Untungnya petugas kepolisian berhasil menghalau para siswa dan meminta untuk tenang.

Dugaan kasus pelecehan ini bermula saat seorang siswi berinisial S, dari Jurusan Pengelasan terlambat datang ke sekolah. Korban pun melompat pagar karena bersikeras ingin tetap ikut pembelajaran di kelas.

Karena ketahuan pihak sekolah, S pun dipanggil ke ruangan kepala sekolah. Bukannya mendapat pembinaan, korban malah mengalami pelecehan seksual, karena terduga AK memegang alat vital korban sebanyak dua kali.

Setelah diizinkan keluar dan kembali ke kelas, korban lalu bercerita ke teman-temannya. Spontan, para siswa-siswi di sana bereaksi dengan keluar dari kelas mereka, dan menyebarkan informasi tersebut.

Beberapa dari mereka langsung menuju ruangan kantor AK, dan beberapa lagi mengajak siswa-siswi lainnya untuk menggelar aksi unjuk rasa. Kini polisi turun tangan menangani dugaan kasus tersebut.

LP – Dinda

Redaksi | Editor : albad/ant*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed