oleh

Sekum PWI luwu Raya : Polisi Segera Tangkap Pelaku Kekerasan Pada Wartawan di Palopo

LuwuRayaNews.id, Palopo | Kasus kekerasaan terhadap wartawan di Kota Palopo, Sulawesi Selatan yang tengah di lidik oleh pihak kepolisian setempat telah berjalan dua hari. Minggu (23/06/ 2019).

Haerul Tungga, Wartawan anggota PWI saat melapor di Mapolre Palopo

Diketahui Haerul Tungga Wartawan media cetak dan online Rayat Sulsel yang jadi korban kekrasan, dan sudah melaporkan peristiwa yang dialaminya pada hari Jumat malam 21 Juni 2019 kemarin ke pihak Polres Palopo, dalam hal ini Kasat Reskrim AKP. Ardy Yusuf SIK yang di konfirmasi petang ini, pada pukul 18.10 Wita, Minggu (23/06/2019) mengatakan jika terlapor akan menghadap pada hari Senin 24 Juni 2019 besok.

“Hari senin terlapor mau ke kantor, infonya ke penyidik mau datang,” singkat Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, melalui WhatshAppnya.

Suasana di ruang kantor PWI Luwu Raya dan Toraja bahas terkait kekerasan yang di alami Haerul Tungga, anggota PWI di palopo

Sementara itu, Sekertaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Luwu Raya dan Toraja, Dedy Ariyanto yang akrab disapa Awi Celebes, menghimbau kepada semua anggotanya agar tetap memberikan support serta pendampingan, khususnya kepada Tim Kuasa Hukum yang telah disiapkan.

“Saya himbau keseluruh anggota PWI untuk tetap satu kata, mensuport, dan memantau terus perkembangan atas laporan Haerul Tungga yang saat ini sedang dalam proses pihak penyidik Polres Palopo, dan kita juga sudah menyiapkan kuasa hukum jika diperlukan,” katanya.

Tak hanya itu, Awi Celebes juga mengecam keras, akasi kekerasan terhadap wartawan, apalagi yang menjadi korban adalah anggota PWI Luwu Raya dan Toraja.

Sekum PWI Luwu Raya dan Toraja (Awi Celebes) masih fokus ” Stop Kekerasan Pada Wartawan,” tegasnya

“Saya juga jurnalis yang aktif dilapangan, tentunya mengecam keras aksi kekerasan ini, pelemparan terhadap wartawan yang di lakukan oleh pelaku yang sudah diketahui identitasnya itu. Oleh karenanya diharap kepada pihak Kepolisian Polres Palopo untuk serius dan profesional dalam menangani laporan anggota kami,” tambah Awi.

“Dan apabila terduga pelaku ingkar janji untuk tidak datang pada hari senin besok, (24/6) dan belum tertangkap, maka kami PWI Luwu Raya dan Toraja akan beramai-ramai mendatangi Polres Palopo, serta meminta Kapolda Sulsel, juga Kapolri mengevaluasi kinerja Kapolres Palopo beserta jajarannya.” tutup Awi.

Redaksi | Editor : anto/albad

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed