oleh

Ngopi Sambil Menyebarkan Hal Positif ala Warkop Mattimpa

LuwuRayaNews.id, Lutim | Warung Kopi (Warkop) Mattimpa di Desa Ussu, Kec. Malili, Luwu Timur menghadirkan suasana ngopi sambil menyebarluaskan hal baik. Menjaga alam dan bersilaturahmi serta literasi. 

Kepala Desa Ussu, Rahmat poto bareng dengan KKN IAIN Palopo di Warkop Matimpa

Buka pukul 06.00 pagi hingga pukul 02.00 WIB. Warkop Mattimpa dari dakmna desa yang di kelola oleh Bumdes, kini hadir dengan tampilan beda, yakni mengedepankan dengan menu andalan kopi arabika yang ditubruk secara sederhana, dan menu andalannya, teh Kombucha. 

Harga menu kopi berkisar Rp 5.000 hingga Rp15.000. Menu cemilan yang disediakan, antara lain tahu, kentang goreng, roti bakar, dan makan ringan lainnya. Selain itu juga disediakan makanan berat seperti mie kuah, mie kocok, dan beberapa lainnya produksi lokal.

Sejumlah pengunjung berselfy di Wakop Mattimpa Desa Ussu

Kepala Desa Ussu, Rahmat sangat mendukung dan mengapresiasi keberhasilan Bundes Mattimpa Desa Ussu yang di Beck Up oleh L
Karang Taruna Pemuda Ussu Bersatu (Puber).

“Kami dari Pemerintah Desa sangat mendukung dan mengapresiasi atas pengeloaan dana desa oleh Bumdes yang betul betul dimanfaatkan dan bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat khususnya pemuda Desa Ussu,” terang Kades Ussu, Rahmat.

Uniknya, di Wakop Mattimpa ini tidak ada menu yang dikemas menggunakan plastik. Bahkan di ruangan outdoor, terdapat papan yang bertuliskan aturan dari hasil kesepakatan bersama pemerintah desa tentang ramah lingkungan. 

Warkop Mattimpa yang akan baru buka ini, menghadirkan suasana hangat dengan pengelola yang siap diajak diskusi oleh pengunjungnya. 

“Yang penting di sini itu mengurangi kita heppy dan nikmati saja kopinya,” ujar salah seorang pengelola yang akrab dipanggil Pa’ Andi. 

Walaupun tersedia free wifi, Warkop Mattimpa lebih menganjurkan pengunjungnya mengobrol dan bertukar pikiran untuk dalam hal positif.

Bertempat di Desa Ussu, tepatnya diBatas Kota Malili. Jqlan poros trans Sulawesi, Luwu Timur, tetap mengedepankan suasana segar dan bersih karena dibuka sore hari hingga dini hari. 

Setiap dini hari, Warkop Mattimpa ramai dikunjungi, selain di pinggir jalan juga strategis, suasana menghidupkan udara yqng segar dan mengundang pengunjung yang berminat bertukar pikiran secara bebas. 

“Ditemani kopi dan teman ngobrol, itu nikmat,” ujar salah Ani, seorang pengunjung yang juga sementara KKN dari IAIN Palopo.

Lp. Ammar

Redaksi | Editor : @nt* alabda

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed