Mildasari, Satu di Antaranya dari Sekian Banyak Korban Ijasah Palsu

0
49

LuwuRayaNews.id, Pare-pare | Sungguh malang nasibnya Mildasari, wanita Kelahiran 4 November 1995 asal Pare-pare yang harus menelang pil pahit.

Sejak menjalani pendidikan mulai dari kelas 7 SMP sampai dengan kelas 9 hingga tamat, dan dilanjutkan di SMK 2 Pare-pare.

Sampai menjelang Ujian Nasional di SMK 2 pare pare ijasah SMP di nyatakan tidak terdaftar alias palsu.

dari situlah terungkap kasus ijasah palsu yang dimiliki Mildasari, yang diketahui dikeluarkan oleh SPM Gaja Mada dari suatu sekolah yayasan swasta.

Mustafa Kamal, salah anggota LSM Lantiknal, yang ada di Kota Pare-pare yang menerima aduan tersebut, dan sudah mengkonfirmasihkan hal tersebut kepada pihak terkait, yaitu mantan Kepala SMP Gajah Mada.

Menurut Musatapa, Sungguh mengherankan, mantan kepala SMP tersebut mengakui adanya ijasah palsu yang diberikan kepada Mildasari, dengan alasan bahwa yang bersangkutan menginginkan ijasah tersebut.

“Saya sudah ketemu sama mantan kepala sekolah itu, dan dia mengakui kalau ijasah yang diberikan kepada Mildasari itu Palsu atas dasar dibayar, tapi apa maksudnya diberikan kalau itu ijasah tidak berlaku,” ungkap Mustapa.

Parahnya lagi, lanjut Mustapa, bahkan sudah ketemu sama ketua yayasan Gajah Mada, dalam rangka mengkonfirmasi terkait adanya ijasah palsu yang dikeluarkan oleh pihak yayasan tersebut, dan menyampaikan pesan kepada korban agar menghadap, kemudian ingin mencari jalan baiknya.

“Pihak yayasan juga meyuruh korban menghadap untuk bicara, bagaimana baiknya,” kata Muatafa Kamal, melalui telepon selulernya. Minggu (27/01/20190)

Bahkan dirinya juga dituding mengancam oleh pihak yayasan, padahal kedatangan Mustafa, hanya mempertanyakan aduan dari korban ijasah palsu atas nama Mildasari.

“Jangan datang mengancam, saya juga dari LSM, tanya saja pada korban datang menghadap, nanti kita bicarakan baik-baik dan apa maunya, kata ketua yayasan tersebut,” terang Mustafa Kamal.

Mildasari, dalam hal ini salah satu korban pemalsuan ijasah, SMP Gajah Mada, sekolah yayasan tersebut, memohon agar kira di angkat di media, biar publik tahu.

Dari aduan Mildasari, berharap kepada pihak terkait agar dapat di tindak lanjuti. Dimana dalam hal ini pihak Kepolisian dan Kejaksaan diwilayah hukum Kota Pare-pare, segera memanggil dan memproses oknum Kepala Sekolahdan ketua yayasan tersebut, yang di duga telah melakukan pemalsuan dokumen yang mana adalah ijasah palsu atas nama Mildasari, sesuai hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

Lp.- Wandy

Redaksi | Editor ; albad

 

 

Originally posted 2019-01-27 11:53:23.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here