BMY, Menerapkan Program “Jumat Ma’bida dan Menggunakan Bahasa Luwu”

0
20

LuwuRayaNews.id, Belopa | Program Jumat Ma’bida yang diluncurkan Bupati Luwu H. Basmin Mattayang pada awal-awal pemerintahannya, ternyata menjadi buah bibir banyak khalayak ramai khususnya masyarakat Sulawesi Selatan.

Hal ini pula yang membuat managemen TVRI Sulsel kemudian berinisiatif datang ke Kabupaten Luwu hari ini Jumat, 22 Maret 2019 untuk menyaksikan dan melakukan peliputan langsung para ASN menggunakan Baju Koko dengan pasangan sarung.

Tidak hanya itu, TVRI Sulsel juga mewawancarai Bupati Luwu H. Basmin Mattayang sebagai pencetus ide dari program Jumat Ma’bida ini.

Difasilitasi oleh Kasi Tata Kelola E-Goverment Dinas Kominfo Luwu, Irwan, S.Sos. Bupati Luwu menerima langsung Kepala Bidang Program dan Pengembangan Usaha TVRI Sulsel, Dra. Nudiyah Tamma beserta rombongan di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan tersebut, H. Basmin Mattayang menjelaskan bahwa program Jumat Ma’bida ini merupakan langkah untuk mengembalikan identitas sejarah sebagai orang timur yang menghargai para pendahulu yang beraktifitas dengan menggunakan sarung.

Hal ini sebagai bukti bahwa program pemerintah Kabupaten Luwu berpihak pada kearifan lokal yang semakin hari semakin terkikis oleh perkembangan zaman.

“Saya selalu mengingat ucapan Bung Karno bahwa Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal dan menghargai budayanya sendiri, dan saya ingin mengembalikan tradisi itu dengan menerapkan program ma’bida dan menggunakan bahasa Luwu atau bahasa Tae setiap hari Jumat di lingkup pemerintah kabupaten Luwu,” ungkap H. Basmin Mattayang.

Redaksi | Editor : albad/ant

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here