oleh

Apa yang Merasukinya Hingga Volume Pekerjaan Diduga Tidak Cukup

LuwuRayaNews.id |Seko, Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Propinsi sulawesi selatan untuk tiga desa di kecamatan seko yaitu, Desa Tanamakaleang, Embonatana, dan Desa Hoyane kabupaten Luwu Utara.

Program tersebut masing-masing mendapat satu item kegiatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di desa itu, namun sangat di sayangkan karena dua item kegiatan tersebut diduga tidak sesuai bestek.

Informasi dari Kandar, warga Desa Tanmakaleang mengatakan, pembangunan dreinase di desa tanamakalaeng masi ada sekitar 50 meter yang belum di selesaikan oleh tim pelaksana kegiatan, dan matrial masyarakat yang belum di bayar masi ada sekitar 35 juta rupiah,” kata kandar.

Saat di konfirmasi ke salah satu tim pelaksana kegiatan tandi gaya mengatakan, saya tidak tau masalah pembangunan dreinase walaupun saya sebagai bendahara tapi saya tidak pernah di libatkan dalam kegiatan apa lagi namanya pengang uang. Ada pun kekurangan volume bukan hanya dreinase saja tepi pembangunan proteksi bronjong di desa hoyane juga tidak sesuai volume, matrial yang digunakan hanya 98 kubik sementara dalam Rincian Anggaran Belanja {RAB} 173 kubik,” Terang bendahara.

Sekertaris pun juga mengatakan, saya tidak tau masalah ini karena saya tidak pernah di libatkan dalam pelaksanaan kegiatan justru saya sangat keberatan karna nama saya dalam laporan prtanggung jawaban keuangan padahal saya tidak pernah terlibat dalam kegiatan ini,” ungkap Daniel saat dikonfirmasi (29/01/2020)

Dengan pernyataan bendahara dan sekertaris, Tim Investigasi hukum & Ham komando garuda sakti {KGS} Lembagga Aliansi Indonesa DPC Kabupaten Luwu Utara Supriadi Mukmin, menduga ada kongkalikong yang dilakukan oleh ketua pelaksana kegiatan dengan pendamping teknis, dan hal ini kami akan kunjungi lokasi untuk melakukan investigasi jika hal tersebut benar-benar terbuktikan sesuai yang di sampaikan masayarakat bendahara, dan sekertaris, kami akan laporkan masalah ini ke pihak hukum untuk di lakukan pemeriksaan sesuai prosedur hukum dan undang-undang yang berlaku, Tegas supriadi.

Pent. Td

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed